Tuesday, 25 March 2008

mudik(part 1) : home sweet home

Minggu kemarin penanggalan menunjukkan warna merah pada hari kamis dan jum'at. Itu berarti liburan panjang nih. Mudik juga akhirnya setelah sekian lama tidak pulang ke rumah. Persiapan mudik sudah dilakukan sejak minggu lalu, beli tiket buat mudik dan balik secepatnya agar ngga kehabisan.
Mudik hari rabu sore dari Garut, sampai dirumah jam 3 pagi. Hari pertama dirumah dipake buat tidur karena semalaman di bus ngga tidur lagipula siang itu hujan deras banget dirumah. Dirumah langsung mengisi perut dengan makanan rumah yang sudah lama ngga diicipi lagi. Nikmat banget rasanya masakan rumah.
hari jumat pagi pergi ke "nggunung" buat ngelihat sapi punyaku yang sudah lama beli dan lihat sapi yang mau dibeli lagi. Puas rasanya akhirnya setelah liat sapi punya sendiri.
Hari sabtu diisi dengan jalan-jalan di desaku.
Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

jalan2 ke hutan karet deket rumah. Jadi inget jaman dulu pas SD.




Sunday, 9 March 2008

Baca Buku : The Footprints Of God


Baru saja selesai membaca buku ini nih. "The Footprints of God" karya dari Greg Iles. Lumayan bagus juga buku ini, menceritakan tentang pelarian dari Dr David Tennant dan Racel Weiss. David bekerja di sebuah proyek pemerintah bernama "proyek Trinity"- sebuah superkomputer yang didasrkan pada pikiran dan kesadaran manusia.
David bekerja sebagai seorang ahli etika di proyek ini. Setelah rekan ilmuwannya dibunuh, david mengungkap siapa pembunuh rekannya tersebut. Demi mengungkap dan menyelidiki mimpi yang berhubungan dengan proyek Trinity yang selalu menghantuinya, david menemui Rachel Weiss.

Setelah diburu ke seluruh penjuru dunia mulai dari Washington Dc sampai ke Jerusalem, mereka menemukan fakta dibalik Proyek tersebut serta kekuatan yang dimiliki superkomputer itu. Namun apadaya, Trinity telah bangkit, umat manusia telah disandera oleh suatu bentuk kehidupan baru yang tidak dapat dimusnahkan. Satu-satunya harapan adalah hubungan mengejutkan antara mimpi-mimpi david dan Trinity. Masa depan manusia dipertruhkan.
Buku ini menceritakan tentang suatu pemikiran tentang hakikat kehidupan dan Tuhan berdasarkan ilmu pengetahuan. Cukup seru mengikuti petualangan Dr David Tennant dan Rachel Weiss, juga membawa angan kita kepada angan kapankah komputer akan mencapai level kesadaran dan pikiran seperti manusia serta bagaimana menakutkannya kalo itu sampai terjadi. Sungguh cerita yang menarik.
Selamat membaca.

Sunday, 10 February 2008

Pilih-pilih reksadana

Dengan begitu banyak reksadana yang dtawarkan saat ini, memilih reksadana yang tepat untuk kita menjadi penting. Unutuk memilih reksadana pilihan kita memang gampang-gampang susah. Tapi pepatah "berarakit-rakit dahulu berenag-renag ketepian bersakit-sakit dahulu bersenang-senga kemudian" berlaku disini, jadi sebelum memilih, seleksi dahulu reksadana agar sesuai dengan apa yang anda inginkan. InsyaAllah bila pilihan anda tepat anda akan mendaptkan apa yag anda harapkan.
Ada beberapa langkah sederhana dalam memilih reksadana anda. Ini beberapa langkah tersebut :

1. Tentukan tujuan investasi anda
Tentukan tujuan investasi anda ini akan digunakan untuk apa, kapan dan seberapa besar dana yang dibutuhkan saat itu. Misalnya tujuan yang diharapkan adalah dana tersebut akan digunakan untuk membeli mobil dalam jangka waktu lima tahun lagi senilai 150 juta. Dari sini dapat dihitung mundur berapa perkiraan nilai investasi yang harus ditanamkan. Untuk menghitung niai tersebut ada pada beberapa website yang ada di internet. Bagi Investor yang belum mengetahui tujuan investasi, ada pilihan tersendiri. Bagi yang konservatif disarankan masuk reksadana pasar uang dan pendapatan tetap, karena disini resiko lebih kecil(investasi hilang 1%-40%). Bagi yang moderat, lebih baik masuk ke reksadana campuran, disini resiko lebih tinggi(investasi hilang 41%-60%). Untuk yang agresif (seperti saya :D), masuk saja ke reksadana saham (resiko mecapai 61%-100%). Lihat posisi anda di bagian mana!
2. Tentukan jenis reksadana
Bagi yang betujuan investasi jangka pendek kurang dari lima tahun, letakkan dana anda di reksadana pasar uang dengan targe return rata-rata 7%, sedangkan bila jangka waktunya antara 5-10 tahun, letakkan dana anda pada reksadana pendapatan tetap dengan target return sekitar 10%. Bila jangka waktu anda panjang yaitu lebih dari sepuluh tahun, maka disarankan untuk memasukkan dana anda di reksadana saham, hal ini disebabkan oleh volatilitas harga saham yang sangat tinggi, bisa berubah dengan sangat cepat, namun untuk jangka panjang, reksadana saham ini akan naik karena pasar yang sedang bertumbuh (emerging market).
Namun selain meletakkan satu-satu seperti diatas, bisa juga dana anda dibagi pada beberapa jenis reksadana tergantung tujuan anda yang mungkin memiliki beberapa tujuan yag berbeda.
3. Memilih reksadana yang pas
-LIhat Manajer Investasinya.
pastikan manajer investasi yang mengelola dana anda benar-benar bagus track recordnya, anda dapat melihat siapa yang mengelola MI tersebut pada web bapepam.go.id
-lihat pertumbuhan pada tahun-tahun serta bulan-bulan yang lalu. Cari yang pertumbuhannya satabil dan kinerjanya bagus, kinerja dapat dilihat dari pertumbuhan NAB, pembandingan dengan benchmarknya misal reksadana saham dengan IHSG, juga dapat dilihat dengan kinerja reksadana lain.
-Jangan terkecoh dengan NAB yang masih murah, karena ini hanya mempengaruhi jumlah unit yang didapat, yang penting adalah tingkat tumbuhnya.
-Lihat portofolio reksadana yang bersangkutan.

itulah beberapa langkah dalam memilih reksadana. semoga langkah-langkah ini dapat bermanfaat dalam memilih reksadana pilihan anda. Tetapi tetap saja pilihan tetap ada di tangan anda, jadi jangan sampai salah pilih. Semoga bermanfaat. CMIIW.

Langkah memulai investasi di reksadana

Krisis subprime mortgage terdengar gaungnya di Indonesia meskipun terjadi di negara abang sam sana, bahkan sempat merontokkan bursa saham di seluruh dunia termasuk indonesia. Harga-harga kebutuhan pokok ikut merangkak naik pula. Menambah derita kita adalah bencana yang terjadi dimana-mana. Tapi dibalik itu masih ada peluang untuk kita berinvestasi di tahun 2008 ini.
Deposito dari bank sudah tidak menjadi pilihan lagi, karena tingkat bunganya yang hanya +/-6% dan tingkat inflasi yang mencapai kisaran 6,8% praktis tidak memberikan keuntungan apa-apa bagi investornya. Namun masih ada peluang bagi kita untuk berinvestasi di reksadana, khususnya saat ini yang menjadi primadona adalah reksadana saham. Berinvestasi di reksadana itu gampang-gampang susah. Ada juga resiko yang dihadapi, sama seperti berinvestasi di bidang lain.

Dari pengalaman(masih dikit sih pengalamannya) dan hasil membaca berbagai literatur, ada beberapa langkah dalam memulai untuk berbelanja reksadana. Ini beberapa langkahnya.
1. Kenali
Kenali dahulu apa itu reksadana dan seluk beluknya, jangan sampai kita membeli kucing dalam karung, jangan sampai kita tidak tahu apa sih sebenarnya yang kita hadapi. Dengan mengenali apa yang kita hadapi kita dapat mengetahui resiko yang bakal kita hadapi serta keuntungan yang bakal kita capai. Kita dapat mengetahui tentang reksadana dari berbagai buku yang tersedia di berbagai tempat. Jadi, kenali dia, tahu resikonya, dapatkan keuntungannya.
2. Pilih
Pilihan kita atas reksadana akan menentukan gain yang kita dapat. Karena pilihan kita menentukan siapa yang bakal meneglola dana kita, kalo pilihan kita tepat maka dana kita akan dikelola dengan baik dan bakal sesuai tujuan yang kita harapkan. Untuk tips memilih reksadana bakal ada pada postingan berikut. Jadi, jangan salah pilih.
3. Mantapkan
Mantapkan diri kita untuk berinvestasi di reksadana, jadi setelah kita mengetahui dan memilih reksadana, kita harus memantapkan diri kita untuk berinvestasi. Kalo tidak memantapka kita bakal hanya sampai pada level memilih-milih saja dan menunggu saja karena bakal banyak pertimbangan ini dan itu. Kita harus memantapkan diri serta bersiap menanggung untuk menanggung resiko dan keuntungan. Mantapkan diri dan raih keuntungannya.

Semoga tulisan diatas dapat sedikit bermanfaat khususnya untuk saya sendiri dan semua pembaca blog ini. CMIIW.